Teks Negosiasi Memilih Sekolah – Azwaldi Dwi Novyandri
Ibu : “Budi, kamu ada waktu sebentar.”
Budi : “Ada apa ya ,Bu ?”
Ibu : “Ibu ingin bicara sama kamu”
Budi : “Mau tanya apa ,Bu ?”
Ibu : “Nak, sekarang kamu sudah kelas 9. Lalu sebentar lagi kamu akan lulus sekolah dan
melanjutkan ke sekolah lanjutannya. Kira kira kamu ingin masuk ke mana ?”
Budi : “Saya mikirnya mau masuk SMK, Bu.”
Ibu : “Kok milih SMK ? kenapa tidak ambil SMA Negeri aja ? Padahalkan di sana sekolahnya
gratis.”
Budi : “Tapi Bu, Saya suka otomotif Bu. Sekalian biar bisa mengembangkan skill otomotif
saya, Bu.”
Ibu : “Tapi kan kalau kamu masuk SMA Negeri kamu memiliki peluang masuk perguruan tinggi
negeri. Jadi Ibu sarankan masuk SMA Negeri aja, gimana ?”
Budi : “Emang sih buk, tapi teman teman saya juga banyak masuk SMK ,Bu. SMK juga bisa kuliah
,Bu. Kalau saya tidak kuliah, saya bisa langsung kerja di perusahaan otomotif ,Bu.”
Ibu : “Masa, zaman sekarang tidak kuliah ? Orang sarjana saja kesusahan cari kerja.”
Budi : “Ibu tenang aja, semuanya udah saya pikirkan. Jadi Ibu tidak usah khawatir. Ibu doain
Budi aja biar mudah mencapai cita-cita”
Ibu : “Ya sudah, terserah kamu mau milih mana, tapi kalau kamu milih SMK, kamu harus rajin
disana”.
Budi : “Siap buk, Saya janji tidak bakal mengecewakan Ibu”
Ibu : “Ya sudah, sudah malam ini, mending kamu tidur.”
Budi : ”Baik Bu, selamat malam Bu”
Ibu : ”Selamat malam.”
Hanya pengguna terdaftar yang dapat berkomentar.
No comments yet. Be the first to share your thoughts!