Teks Negosiasi Disekolah Memilih Perguruan Tinggi – Rafif Indra Setiawan
Masuk Perguruan Tinggi
Sandy : "Ibu, bisa bicara sebentar?"
Ibu : "Ada apa, San?"
Sandy : "Begini bu, setelah berpikir panjang, sepertinya Sandy lebih tertarik untuk masuk kuliah Fakultas Ekonomi, bukan STAN (Sekolah Tinggi Akutansi Negara)"
Ibu : "Loh kenapa gitu? STAN itu sekolah yang diimpi-impikan orang loh, nak"
Sandy : " Tapi dari diri Sandy sendiri kurang berminat untuk menjadi PNS, Bu"
Ibu : "Jika kamu di STAN nak, kamu bisa langsung bekerja, tidak perlu untuk ngelamar-lamar kerja lagi dan masa depan kamu pun terjamin"
Sandy : "memang benar Bu, tapi STAN itu bukan minat dan pilihan Sandy Buu"
Ibu : "Memangnya kamu sudah berpikir tentang pekerjaan yang bisa kamu jalani nanti setelah lulus?"
Sandy : "Sandy, berencana untuk menjadi seorang pengusahawan besar Buu"
Ibu : "Apakah kamu serius nak? jadi seorang pengusahawan itu kurang menjanjikan saat ini loh nak"
Sandy : "Tidak seperti itu Buu. Sandy akan berjanji untuk bersungguh-sungguh dan Sandy akan menjadi pengusahawan besar sehingga Sandy bisa menaikkan haji untuk Ibu"
Ibu : "Baiklah kalau memang begitu keputusanmu. Ibu akan selalu mendukung dan mendo'akanmu nak"
Sandy : "Terima kasih yaa Buu atas persetujuannya"
Ibu : "Sama-Sama"
Hanya pengguna terdaftar yang dapat berkomentar.
No comments yet. Be the first to share your thoughts!