Goresan Cerita Pilu: Puisi Kolaborasi

Goresan Cerita Pilu: Puisi Kolaborasi

Goresan Cerita Pilu: Puisi Kolaborasi

Goresan Cerita Pilu: Puisi Kolaborasi Sera Marini dan Siswa Kelas X IPA 1 MAN IC Siak

hening, suasana ini lebih tenang dari biasanya
daun pun berhenti melambai demi kami
serasa menunggu serangan dari musuh
siap siaga dengan kuda-kuda segera menjelma

Adelia Shifa Samita
Adelia Shifa Samita Apr 10

Bentukmu mikro dampakmu makro
Dalam sekejap merampas hari-hari sukacita
Tiada lagi canda gurau kala bersua
Hanya ketakutan demi ketakutan tersisa

Afifah Hasna
Afifah Hasna Apr 10

Hari hari kian membisu
Tak ada lagi kudengar suara teman-temanku
Andai ia tahu
Datangnya benar benar mengganggu

Mengganggu setiap sendi kehidupan
Mengacau ulangan dadakan
Kadang ku menangis
Kapan dia pergi?

Aisyah Nur Khairani
Aisyah Nur Khairani Apr 11

Jarum jam terus berjalan bersamaan dengan makhluk yang terus menelan
Meninggalkan kegelisahan dan keresahan
Dan berharap sebuah keberuntungan untuk melanjutkan kehidupan
Kini hanya bisa berharap sembari terus mencuci tangan

Anisya Yuliana
Anisya Yuliana Apr 11

Menyebar tanpa peringatan dan pemberitahuan
Merampas sejuta harapan
Menghancurkan sebuah perekonomian
Kini hanya dapat menunggu dan berserah tangan

Annisa Seskia
Annisa Seskia Apr 11

Hanya doa, pasrah dan usaha yang bisa kami lakukan.
Kami harap tuhan mengabulkannya.
Dan menghapus hidup kalian.
Di dalam rencananya.

Atikah Puti
Atikah Puti Apr 11

Allah kirim balam tentara
menyerbu kita yang manusia
apa yang kita bisa?
dia renik, tak tertangkap mata

ia datang tanpa permisi
merusak segala rencana yang ada
tapi apa daya
rencanaNya lah yang berkuasa

Hanifah Azzahra
Hanifah Azzahra Apr 12

Rupamu seperti mentari
Namun kalian berbeda
Mentari sumber kehidupan dunia
Tapi kau sumber kerusakan dunia kami

Heriyanto
Heriyanto Apr 12

Disaat semua merasa aman
Disaat semua merasa hangatnya pelukan
Dan seketika semua itu hilang
hanya waktu yang bisa menjawabnya

Ibrahim Risyad
Ibrahim Risyad Apr 12

Namun apa benar mereka virus?
Sebulan sejak kedatangan mereka
Keadaan bumi menjadi lebih baik
Apakah benar mereka adalah virus?

Ikhwan Al Hakim
Ikhwan Al Hakim Apr 12

Bisa jadi mereka adalah malaikat
Malaikat yang memiliki wujud iblis
Membantu manusia untuk membersihkan bumi
Dengan bayaran manusia itu sendiri

M FAJRI CANDRA
M FAJRI CANDRA Apr 12

Ini menjadi bukti tuhan sangat berkuasa
Mengirim tentara dengan ukuran tak seberapa
Membuat dunia porak poranda
Hingga negara adidaya pun tak berdaya

Maulana Ihsan
Maulana Ihsan Apr 12

Namun, jangan kau renggut semua
kami mohon pergilah kalian semua
hingga kami dapat hidup nyaman
menikmati indahnya Ramadhan

Moch rajib
Moch rajib Apr 12

Kini ramadhan ada didepan mata
Tetapi tanda tandanya tidak dapat kita rasakan
Bahkan suara riuh gemuruh puasa hilang dengan seketika kau telan bak dahaga di tenangah teriknya matahari
Oh corona....
Begitu kejamnya dirimu
Kau renggut apa yang seharusnya kumiliki

Muhammad Fajar Al Syadri
Muhammad Fajar Al Syadri Apr 12

Tapi kami selalu berdoa
Kami selalu berharap
Kami selalu waspada
Karena engkau bermanfaat
Karena engkau...
Kami dapat menjalinkan silaturahmi
Kami menjauhi kemaksiatan
Hingga kami selalu merasa tersenyum

Muhammad Rizky Asqalani
Muhammad Rizky Asqalani Apr 12

Kau seakan menundukkan kekuasaan
Kau seakan memperlihatkan kefanaan
Kau seakan melumpuhkan kemaksiatan
Yang membuat manusia ingat kematian

Nadhifa Tsaniyah Adira
Nadhifa Tsaniyah Adira Apr 12

Hentikan rasa sakit ini
Hentikan semua kekejaman ini
Musnahkan kemaksiatan yang telah merajakan diri
Kembalikan kedamaian kami

Nadira Nur Rahmadhani H
Nadira Nur Rahmadhani H Apr 12

Jangan rebut bahagia kami
Kami sudah tertatih-tatih
Tak sanggup menghadapimu lagi
Tidakkah kau merasa lelah?

Nurhidayath
Nurhidayath Apr 12

Hari demi hari kian berlalu
Badai Nestapa yang kami lalui
Bak Tempur Didalam Tempurung
Apakah Kau tak merasa iba?

Sonia Arieza
Sonia Arieza Apr 12

bak singa yang terlepas
nyawa pun kau rampas
stop bertindak ganas
kembalilah ke markas

Windi elizha
Windi elizha Apr 12

Kenapa?
Kenapa tidak kau sudahi saja semua ini
Sudah banyak lara yang kau beri
Sudah cukup kau makan jiwa yang tak bersalah
Kau bagai tamu tak di undang
Sudah cukup semua basa basimu disini
Enyahlah!! kami mengusirmu

Zelig farrel alfayyadh
Zelig farrel alfayyadh Apr 12

Kau rampas senyum di bibir kami
Kau rampas kesucian di bulan suci kami
Kau rampas kesenangan di hari kemenangan kami
Kini hanya Dia lah yang bisa menjadikannya seperti sedia kala lagi