Ataya Shafa Rizqulah – Kentang Sebagai Alternatif Nasi Yang Enak Dan Bergizi
Kentang Sebagai Alternatif Nasi Yang Enak Dan Bergizi
Mungkin kalian pernah mendengar kalau kentang berasal dari amerika. Namun setelah ditliti lebih lanjut lagi, tanaman merambat satu ini ternyata sudah dibudidayakan oleh masyarakat Andes di Peru selatan semenjak 3400 SM. Lalu mulai tersebar ke Eropa ketika terjadi penyerangan oleh pasukan Francisco Pizarro dari spanyol pada pertengahan abad ke-15.
Kentang atau yang disebut juga ubi benggala, merupakan salah satu tanaman yang bisa kita gunakan sebagai pengganti nasi. Tanaman dengan nama latin Solanum tuberosum L ini termasuk kedalam suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang bisa dikonsumsi. Tanaman kentang memiliki sifat menjalar. Batangnya berbentuk segiempat yang memiliki Panjang di kisaran 50 – 120 cm dan tidak berkayu. Warna dari batang dan daun tanaman kentang berupa hijau kemerahan hingga keunguan. Kentang sendiri terdapat tiga jenis yang dapat kita temukan, kentang kuning, kentang putih dan kentang merah. Masing-masing digolongkan berdasarkan warna kulit dan daging pada umbinya.
Di Indonesia sendiri, kentang biasanya dimakan sebagai lauk atau makanan sampingan yang disajikan bersama nasi, meskipun kandungan karbohidrat pada kentang sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat pada tubuh. Oleh karena itu, kita bisa mengganti makanan pokok menjadi kentang.
Tidak hanya tinggi akan karbohidrat, kentang juga memiliki manfaat lainnya bagi tubuh. Serat pada kentang mengandung cukup banyak zat pati resisten yang dapat memperlancar ketika buang air besar. Adanya zat pati tersebut juga membuat kentang menjadi makanan yang cocok untuk diet. Karena, zat pati resisten yang ada pada kentang akan dicerna lebih lama oleh tubuh dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Tidak hanya itu, kandungan vitamin B6 dan vitamin C pada kentang juga dapat membantu penyerapan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin pada sel darah merah. Vitamin C tersebut juga memiliki peran sebagai anti oksidan untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sedangkan, Vitamin B6 dapat membantu mengurangi peradangan dan penyumbatan pada pembuluh darah.
Pembudidayaan kentang sendiri tergolong mudah. Tanaman yang berkembang biak dengan umbi satu ini, akan tumbuh subur di daerah dataran tinggi yang beriklim dingin. Daerah yang ideal untuk menanam kentang adalah daerah dataran tiggi dengan ketinggian antara 1000-2000 mpdl. Suhu udara di kisaran 14-22 oC. Dan curah hujan pertahun berada di kisaran 1000-1500 mm pertahun. Tapi, kentang juga dapat tumbuh di dearah dataran rendah yang suhu udaranya tidak terlalu tinggi. Tanah yang baik untuk menanam kentang adalah tanah yang gembur dan memiliki unsur hara yang tinggi. Tanah yang padat dan keras akan memperlambat pertumbuhan umbi pada kentang.
Media tanam yang diperlukan juga tidak harus berupa kebun besar. Cukup menggunakan media berupa container kayu, pot, ataupun ditanam pekarangan rumah. Agar kentang dapat tumbuh subur dan cepat dipanen, ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Penyinaran matahari yang cukup. Tanah yang subur dan kaya akan zat hara. Penyiraman tanaman yang cukup dilakukan sekali dalam seminggu atau Ketika tanah terlihat kering. Kentang termasuk ke dalam tanaman yang mudah tumbuh. Hal ini dikarenakan tanaman satu ini tidak mudah mati walau tidak di siram atau memupuknya secara rutin.
Dari sudut pandang ekonomi. Kentang sendiri memiliki nilai jual yang tinggi dengan kisaran harga Rp16.000.00 di pasaran. Karena, tidak hanya sebagai sayuran pelengkap bagi masyarakat. Umbi satu ini juga memiliki potensi besar dalam industri bisnis kuliner. Perawatannya yang mudah juga membuat kentang sebagai tanaman yang murah di budidaya namun mahal ketika dijual. Ditambah, popularitas kentang sebagai makanan pokok di pasar global, kentang dapat memberikan potensi penghasilan yang menjanjikan. Dan tentunya, nilai jual tanaman satu ini akan lebih tinggi lagi setelah diolah
| Mashed Potato |
Ada banyak olahan makanan yang bisa dibuat dari kentang. Mulai dari makanan ringan, pastri manis, hingga makanan berat. Pengolahan kentang sendiri cukup mudah. Salah satu cara paling mudah adalah dengan merebus kentang hingga lembut dan tambahkan garam sebagai perisa. Ada juga yang mengolah kentang menjadi campuran pastri yang enak, misalnya pastry puff kentang keju. Di Indonesia sendiri, ada makanan olahan kentang yang sudah umum kita temukan, yaitu perkedel. Makanan berbahan dasar kentang yang satu ini memiliki tekstur yang lembut dan gurih. Cocok bila ingin dijadikan sebagai lauk ataupun snack ringan yang mengenyangkan.
Dapat disimpulkan bahwa kentang memiliki potensi yang sangat tinggi sebagai makanan pengganti nasi. Mulai dari manfaatnya yang berlimpah dengan kandungan karbohidrat tinggi dan vitaminnya. Pembudidayaannya yang tidak ribet dan gampang untuk di rawat. Dari segi nilai jualpun, kentang memiliki harga yang lumayan tinggi di pasaran tapi masih tergolong murah untuk kebutuhan sehari-hari. Kalian juga tidak akan bosan memakan makanan berbahan dasar kentang karena banyaknya resep makanan yang bisa dibuat dari tanaman satu ini. Jadi jika bosan dengan nasi, kentang bisa menjadi pilihan yang cocok sebagai pengganti. Jangan ragu karena kentang itu enak dan bermanfaat.
Hanya pengguna terdaftar yang dapat berkomentar.
No comments yet. Be the first to share your thoughts!